Seorang Anak Pencari Rumput di Sukarno Hatta

disuatu siang di kota Malang tanpa awan
seorang anak kecil berjalan dari Jembatan
kusam muram wajahnya tanda kelelahan
ah mungkin saja baru-lah ia pulang dari sekolahan
menuntut ilmu, kata orang tuk masa depan

tak peduli terik menyengat menguras keringat
walau waktu dhuhur pun sudah kian dekat
Tak kuat ia berjalan makin cepat,
sebilah sabit ia pegang dengan erat
sehelai karung ia seret bersama langkah berat

Ya, inilah anak SD pencari rumput tuk makan ternak nya

ah bocah pencari rumbpt itu,
Ini kota gersang, mana ada rumput kan kau temui?
Ada memang, tapi itu di halaman-halaman kampus elit nan mahal
Masuk pun kau akan terasa gatal-gatal
ada pula diĀ  rumah para pejabat dewan yang “terhormat”
Jangankan kau menyabit, masuk saja kau kan ditendang

Ah kasihan benar kau nak,
usiamu masih belia, namun kau tak bisa ceria
Jika tak ada kau, mau makan apa kambing dan sapi keluarga?
di kala anak-anak lain asyik dengan Play Station, XBox, dan sederet mainan canggih mereka
ditemani AC, dan setumpuk camilan supermarket
disertai belaian ibunda tercinta…
Namun kau, sepulang sekolah, berjalan dengan sandal jepit kecilmu,
susuri kota yang panas terik, dan kaupun pasrah bak putus asa
dengan langkah lelah kau cari sekarung rumput di tengah kota…
Ah… kasihan benar kau nak,

Ah, tapi biarlah, semoga dengan itu kau lebih cepat dewasa
dengan itu, kau akan tahu hidup yang sebenarnya
semakin sebuah besi ditempa, semakin kuatlah ia..
karena kelak, kaulah yang kan gantikan orang-orang dewasa,
kau ganti mereka mengurus negara Indonesia

Jujurlah nak, baktikan dirimu jadi orang berguna
kelak jadilah pemimpin negara yang shaleh dan bersahaja
Dan jika ada masanya, sempatkanlah lewat di jembatan kita
dan akan kau ingat, bahwa pernah di siang sebelum dhuhur tiba
kaupergi mencari rumput tuk ternak keluarga
dengan sebilah sabit, dan karung di tangan legam hitam

Semangat ya nak, kelak semoga hidupmu senantiasa dalam petunjuk-Nya

Malang, 23 Oktober 2009 00:38 am
Teruntuk adek pencari rumput yang lewat depan Eramedia
di sebuah siang yang panas, di Sukarno Hatta

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>